Langsung ke konten utama

Nasihat Terhadap Umat Nasrani Tentang Kenabian Isa

Nasihat Terhadap Umat Nasrani Tentang Kenabian Isa

Apakah pesan anda kepada umat Nasrani, khususnya mereka yang berasal dari bangsa Arab yang berbahasa dengan bahasa al-Quran, dan umumnya kepada sekalian umat Nasrani yang mengangkat kedudukan Isa sampai ke tingkat. Tuhan? Dan apakah buku-buku yang anda anjurkan untuk mereka baca agar mereka paham agama Nasrani yang sebenarnya?

Jawab:

Orang Arab yang masuk agama Nasrani, sementara mereka paham bukti-bukti ayat serta hujjah al-Quran, sesungguhnya mereka telah menyeleweng dari akal sehat dan melakukan pelanggaran terhadap wahyu. Hujjah (kebenaran) telah terbukti di depan mereka. Maka, pesan kami kepada mereka agar mereka mengkaji ulang dogma iman dan agama mereka. Kepercayaan umat Nasrani, bahwa Isa adalah Allah maupun sebutan anak Allah adalah sebuah kepercayaan yang tidak mungkin diterima akal sehat begitu juga tidak diterima oleh fitrah kemanusiaan yang normal. Allah swt. berfirman yang artinya: "al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan... ".70 Ayat ini membuktikan, bahwa Isa adalah yang diciptakan, yang telah dikandung ibunya sebagaimana layaknya wanita mengandung anak, kemudian Isa dilahirkan setelah ibunya merasakan sakit dan tanda-tanda ingin melahirkan. Hal itu disebutkan dalam ayat: "Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (besandar) pada pangkal pohon kurma. .. "71 Kemudian nabi Isa membutuhkan ayunan/buaian sewaktu kecil sebagaimana layaknya anak-anak biasa, dan sebagai pertanda dari kekuasaan Allah, nabi Isa dapat bicara sewaktu bayi, sebagaimana termaktub dalam al-Quran: "dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian.. . "

Pasti Isa juga makan dan minum lalu membuang hajat sebagaimana layaknya manusia. Lantas bagaimana mungkin ia dikatakan sebagai anak Tuhan? -Mahasuci Allah setinggi-tingginya dari tuduhan yang dilontarkan orang-orang yang zalim. Lebih dari itu, umat Nasrani percaya, bahwa orang Yahudi yang menangkap lalu membunuh dan menyalibnya. Oleh karena itu, umat Nasrani mengkultuskan palang salib. Karena di palang salib itulah tuhan mereka disalib. Kepercayaan semacam ini sudah mencapai puncak kesesatan dan sudah sewajarnya dimusnahkan, bukan diakui sebagai akidah.

Lagipula, sekiranya mereka mengkaji ulang bukti-bukti yang menetapkan, bahwa Isa adalah yang diciptakan, yang dilahirkan dari rahim perempuan, niscaya mereka mengerti, bahwa Isa tidak pantas disembah apalagi jika sampai disebut sebagai anak Allah. Yang mengistimewakan Isa hanya dengan keberadaan mukjizat yang diberikan Allah kepadanya sebagai tanda/bukti, bahwa ia adalah utusan Allah seperti halnya nabi-nabi yang lain. Kepada umat Nasrani kami anjurkan untuk membaca buku al-Jawab ash­Shahih fi ar-Radd `ala `Ibad al-Masih karangan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, berikutnya buku Hidayatul Hayara fi Ajwibah al Yahud wa an-Nashara, karangan Ibnu al-Qayyim, buku Ighatsatu al-Lahfan min Masha'id asy-Syaithan, karangan Ibnu al-Qayyim, ar-Raddu `ala `Ibad ash-Shalib, karangan Ibnu Mu'ammar, buku ash-Shira' baina af-Islam wa an-Nashraniyah, karangan ash-Sha'idi, dan masih banyak lagi buku-buku lain tentang kristologi.

70. QS. al-Maidah 5:75.
71. QS. Maryam 19:23.

Sponsor link:

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadits ke-248 Dari Kitab Shahih al-Bukhari

Wudhu Sebelum Mandi

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، قَالَ: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، زَوْجِ النَّبِيِّ صلّى الله عليه وسلم " أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الجَنَابَةِ، بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِي المَاءِ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ، ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ، ثُمَّ يُفِيضُ المَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ "
248. Abdullah bin Yusuf menyampaikan kepada kami dari Malik yang mengabarkan dari Hisyam, dari ayahnya, dari Aisyah istri Nabi 6 bahwa jika Nabi 6 hendak mandi janabah, beliau mengawalinya dengan membasuh tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Setelah itu, beliau memasukkan jari jarinya ke dalam air dan dengan jari tersebut beliau menyela-nyela pangkal rambutnya. Lalu beliau menuangkan air ke kepala dengan tiga kali cidukan kedua tang…

Bagaimana Meng-Counter Gerakan Kristenisasi

Bagaimana Meng-Counter Gerakan Kristenisasi
Saat ini, generasi-generasi muda kaum muslimin, khususnya yang tinggal di Amerika dan Eropa, selalu dihadapkan pada gerakan kristenisasi yang dilakukan oleh umat Nashrani. Dimana mereka senantiasa mendatangi rumah-rumah kaum muslimin untuk menyampaikan dakwah mereka dan mengajak kaum muslimin untuk beribadah kepada Isa as. - wal 'iyadzu billah-, Apakah nasehat anda kepada mereka untuk dapat menghadapi gerakan kristenisasi yang bertubi-tubi tersebut? Dan kitab­kitab apakah yang berisikan nasehat-nesehat kepada kaum muslimin dalam menghadapi gerakan kristenisasi itu?
Jawab:
Kami nasehatkan kepada seluruh kaum muslimin untuk bersungguh-sungguh di dalam mempelajari agama Islam, dan bersungguh-sungguh di dalam mempelajari tentang dalil-dalil syahadataini,120syarat-sayaratnya, dan perkara-perkara apa saja yang terkandung di dalam kedua syahadat tersebut.
Di samping itu, kami nasehatkan juga kepada seluruh kaum muslimin untuk benar-b…

Hadits ke-135 Dari Kitab Shahih al-Bukhari

Shalat Tidak akan Diterima tanpa Bersuci

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الحَنْظَلِيُّ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، قَالَ: أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لاَ تُقْبَلُ صَلاَةُ مَنْ أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ» قَالَ رَجُلٌ مِنْ حَضْرَمَوْتَ: مَا الحَدَثُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ؟، قَالَ: فُسَاءٌ أَوْ ضُرَاطٌ
135. Ishaq bin Ibrahim al-Hanzhali menyampaikan kepada kami dari Abdurrazaq yang mengabarkan kepada kami, dari Ma’mar, dari Hammam bin Munabbih yang mendengar Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah 6 bersabda, “Shalat orang yang berhadats tidak akan diterima hingga dia berwudhu.“ Seorang laki-laki dari Hadhramaut berkata, “Apa yang dimaksud dengan hadats, wahai Abu Hurairah?“ Abu Hurairah menjawab, “Kentut, baik dengan suara atau tidak.“ (Lihat hadits no. 6954).

(Kitab Hadits Shahih al-Bukhari)

Bisnis: jaket baseball onlinejual jaket baseball murah